Wednesday, March 25, 2015

Rindu.

Akhir-akhir ini semua yang ada di dalam tubuhku rasanya ingin berteriak. Ingin keluar. Ku rasa, aku mulai lelah. Ku rasa, memang aku tak punya siapapun untuk berbagi. Aku tahu, ini pilihanku untuk mengejar citaku sejauh ini. Memisahkanku dari mereka yang hadirnya selalu nyata untukku. Sekalipun tanpa aku minta. Meski sering kali aku lupa diri dengan pergi seharian dengan mereka yang semu. Mereka yang nyata selalu menungguku untuk kembali.
Akhir-akhir ini, pikirku semakin kacau. Ketidak produktifan ku lakukan berulang-ulang. Dari malas-malasan di atas ranjang asramaku. Hingga beberapa kali aku memilih tidak datang kelas. Semua ku lakukan karena aku merasa, tak seharusnya aku disana. Toh, tak ada satupun yang mau peduli keberadaanku. Sedih, memang. Merasa terbuang diantara ratusan orang yang ku temui di sana. Bodoh pun kalau aku merasa aku ini istimewa untuk mereka. Siapa lah aku ini. Mimpiku terlalu menjulang.
Aku rindu. Ketentraman yang selalu ku dapatkan. Kemana perginya ketentraman itu? Aku tahu, dia ada di pikiran. Tapi, pikirku untuk mendapat ketentraman itu gusar. Aku tak pernah mendapat ketentraman itu akhir-akhir ini.
Aku rindu, aku merasa nyaman.